JURNAL
OBJECT ORIENTED DESIGN
Dosen Pembimbing : Dr. HENDRA JAYA, M.T
Mata Kuliah : OOD
Mahasiswa : ALRHAFLY ABIDIN
NIM : 1624133007
DESAIN BERORIENTASI OBJEK
Konsep Dasar OOD (Object Oriented Design) Desain
berorientasi object adalah sebuah teknik yang memusatkan desain pada object dan
class berdasarkan pada skenario dunia nyata. Hal ini menegaskan keadaan(state),
behaviour dan interaksi dari object. Selain itu juga menyediakan manfaat akan
kebebasan pengembangan, meningkatkan kualitas, mempermudah pemeliharaan,
mempertinggi kemampuan dalam modifikasi dan meningkatkan penggunaan kembali
software.
OOD mengubah model konseptual yang dihasilkan dalam analisis berorientasi objek memperhitungkan kendala yang dipaksakan oleh arsitektur yang dipilih dan setiap nonfungsional – teknologi atau lingkungan – kendala, seperti transaksi throughput, response time, run – waktu platform, lingkungan pengembangan, atau bahasa pemrograman
Desain berorientasi objek (object oriented design(OOD) ) mempergunakan desain data ketika atribut direpresentasikan, desain interface ketika messaging model dikembangkan, dan component level (procedural) design untuk desain operasi-operasi.
Hubungan antara OOA, OOD dan OOP adalah: hasil pemodelan atau pengumpulan objek dari OOA akan digunakan oleh OOD dan hasil dari OOD akan digunakan sebagai blueprint untuk membangun sistem dengan menggunakan OOP.
OOA adalah metode analisis yang memerika requirement (syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan. Sedangkan OOD adalah metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek sistem atau subsistem.
Karakteristik dari Objek
· Objek
· Kelas Objek
Istilah-istilah Objek :
Atribut : Data item yang menegaskan Objek.
Operasi : Fungsi di dalam kelas yang
dikombinasikan ke bentuk tingkah laku kelas.
Metode : Pelaksanaan prosedur (badan dari
kode yang mengeksekusi respon terhadap permintaan objek lain di dalam sistem).
Teknik
Pemodelan dalam OOD
Model Objek, Model Dinamik, Model
Fungsional
Dari
pemahaman intuitif bahasa pemrograman berorientasi obyek antara berbagai bahasa
pemrograman berorientasi obyek yang berbeda, tetapi mereka dapat melihat tiga
mekanisme utama dukungan berorientasi objek, yaitu: "enkapsulasi,
pewarisan, polimorfisme,"
• Object-oriented analysis, design and programming are related but distinct.
• OOA is concerned with developing an object model of the application
domain.
• OOD is concerned with developing an object-oriented system
model to implement requirements.
• OOP is concerned with realizing an OOD using an OO
programming language such as Java or C++.
·
Objects are abstractions of real-world or system
entities and manage themselves
• Objects are independent and encapsulate state and
representation information
• System functionality is expressed in terms of object
services.
• Shared data areas are eliminated. Objects communicate by
passing
• Objects may be distributed and may execute sequentially or
in parallel
An object is an entity that has a state and a defined set of
operations which operate on that state. The state is represented as a set of
object attributes. The operations associated with the object provide services
to other objects (clients) which request these services when some computation
is required
Objects are created according to some Objects class
definition. An object class definition serves as a template for objects. It
includes declarations of all the attributes and services which should be
associated with an object of that class.
Advantages
• It is an abstraction mechanism which may be used to
classify entities.
• It is a reuse mechanism at both the design and the
programming level.
• The inheritance graph is a source of organizational
knowledge about domains and systems.
Problems
• Object classes are not self-contained. they cannot be
understood without reference to their super-classes.
• Designers have a tendency to reuse the inheritance graph
created during analysis. Can lead significant inefficiency.
• The inheritance graphs of analysis, design and
implementation have different functions and should be separately maintained.
UNIFIED MODELING
LANGUAGE
UML
(Unified Modeling Language) adalah metode pemodelan secara visual sebagai
sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML
ini merupakan bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek, maka
semua elemen dan diagram berbasiskan pada paradigma object oriented.
UML
adalah salah satu tool / model untuk merancang pengembangan software yang
berbasis object oriented. UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah
sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas
dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponenkomponen yang
diperlukan dalam sistem software.
Seperti
bahasa-bahasa lainnya, UML mendefinisikan notasi dan syntax/semantik. Notasi
UML merupakan sekumpulan bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram
piranti lunak. Setiap bentuk memiliki makna tertentu, dan UML syntax
mendefinisikan bagaimana bentuk-bentuk tersebut dapat dikombinasikan. Notasi
UML terutama diturunkan dari 3 notasi yang telah ada sebelumnya: Grady Booch
OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan
Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering).
Diagram - Diagram Yang Terdapat
Pada UML :
1. Diagram
Use Case
2. Class
Diagram
3. Statechart
Diagram
4. Diagram
Sequence
