Sabtu, 21 Oktober 2017

JURNAL
OBJECT ORIENTED DESIGN




Dosen Pembimbing : Dr. HENDRA JAYA, M.T
Mata Kuliah : OOD
Mahasiswa : ALRHAFLY ABIDIN
NIM : 1624133007




DESAIN BERORIENTASI OBJEK

  Konsep Dasar OOD (Object Oriented Design) Desain berorientasi object adalah sebuah teknik yang memusatkan desain pada object dan class berdasarkan pada skenario dunia nyata. Hal ini menegaskan keadaan(state), behaviour dan interaksi dari object. Selain itu juga menyediakan manfaat akan kebebasan pengembangan, meningkatkan kualitas, mempermudah pemeliharaan, mempertinggi kemampuan dalam modifikasi dan meningkatkan penggunaan kembali software.

  OOD mengubah model konseptual yang dihasilkan dalam analisis berorientasi objek memperhitungkan kendala yang dipaksakan oleh arsitektur yang dipilih dan setiap nonfungsional – teknologi atau lingkungan – kendala, seperti transaksi throughput, response time, run – waktu platform, lingkungan pengembangan, atau bahasa pemrograman

  Desain berorientasi objek (object oriented design(OOD) ) mempergunakan desain data ketika atribut direpresentasikan, desain interface ketika messaging model dikembangkan, dan component level (procedural) design untuk desain operasi-operasi.

  Hubungan antara OOA, OOD dan OOP adalah: hasil pemodelan atau pengumpulan objek dari OOA akan digunakan oleh OOD dan hasil dari OOD akan digunakan sebagai blueprint untuk membangun sistem dengan menggunakan OOP.

  OOA adalah metode analisis yang memerika requirement (syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan. Sedangkan OOD adalah metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek sistem atau subsistem.

Karakteristik dari Objek

·      Objek
·       Kelas Objek 

Istilah-istilah Objek :
Atribut : Data item yang menegaskan Objek.
Operasi : Fungsi di dalam kelas yang dikombinasikan ke bentuk tingkah laku kelas.
Metode : Pelaksanaan prosedur (badan dari kode yang mengeksekusi respon terhadap permintaan objek lain di dalam sistem).

Teknik Pemodelan dalam OOD
Model Objek, Model Dinamik, Model Fungsional

Dari pemahaman intuitif bahasa pemrograman berorientasi obyek antara berbagai bahasa pemrograman berorientasi obyek yang berbeda, tetapi mereka dapat melihat tiga mekanisme utama dukungan berorientasi objek, yaitu: "enkapsulasi, pewarisan, polimorfisme,"





• Object-oriented analysis, design and programming are related but distinct.
• OOA is concerned with developing an object model of the application domain.
• OOD is concerned with developing an object-oriented system model to implement requirements.
• OOP is concerned with realizing an OOD using an OO programming language such as Java or C++.
· Objects are abstractions of real-world or system entities and manage themselves
• Objects are independent and encapsulate state and representation information
• System functionality is expressed in terms of object services.
• Shared data areas are eliminated. Objects communicate by passing
• Objects may be distributed and may execute sequentially or in parallel

  An object is an entity that has a state and a defined set of operations which operate on that state. The state is represented as a set of object attributes. The operations associated with the object provide services to other objects (clients) which request these services when some computation is required

  Objects are created according to some Objects class definition. An object class definition serves as a template for objects. It includes declarations of all the attributes and services which should be associated with an object of that class.

Advantages
• It is an abstraction mechanism which may be used to classify entities.
• It is a reuse mechanism at both the design and the programming level.
• The inheritance graph is a source of organizational knowledge about domains and systems.

Problems
• Object classes are not self-contained. they cannot be understood without reference to their super-classes.
• Designers have a tendency to reuse the inheritance graph created during analysis. Can lead significant inefficiency.

• The inheritance graphs of analysis, design and implementation have different functions and should be separately maintained.


UNIFIED MODELING LANGUAGE

                UML (Unified Modeling Language) adalah metode pemodelan secara visual sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML ini merupakan bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek, maka semua elemen dan diagram berbasiskan pada paradigma object oriented.

                UML adalah salah satu tool / model untuk merancang pengembangan software yang berbasis object oriented. UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponenkomponen yang diperlukan dalam sistem software.

                Seperti bahasa-bahasa lainnya, UML mendefinisikan notasi dan syntax/semantik. Notasi UML merupakan sekumpulan bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram piranti lunak. Setiap bentuk memiliki makna tertentu, dan UML syntax mendefinisikan bagaimana bentuk-bentuk tersebut dapat dikombinasikan. Notasi UML terutama diturunkan dari 3 notasi yang telah ada sebelumnya: Grady Booch OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering).

Diagram - Diagram Yang Terdapat Pada UML :
1.       Diagram Use Case
2.       Class Diagram
3.       Statechart Diagram
4.       Diagram Sequence

Tidak ada komentar:

Posting Komentar